MENUJUMU

November 5, 2008 by mengertihidup.blogspot.com  
Filed under Tema Rohani

Saat ini aku terendap lara
Tenggelam didalam penyesalan
Ketika semua seakan pergi
Hempaskan aku di jalanmu
Diatas kertas putih ini
Ku goreskan hitamnya jiwa
Bersama lautan dosa
Tergambar jelas di satu sisi
Sucikan tuhan jiwaku
Biarkanlah meraihmu
Menembus dimensi waktu
Kembali dijalanmu

Technorati Tags:


Comments

20 Responses to “MENUJUMU”

  1. lando on June 18th, 2009 1:38 pm

    malam turun perlahan-lahan
    sedangkan aku takut pada malam
    sedangkan aku takut pada gelap
    dan aku pula takut pada sunyi

    karna itu aku diam
    karna itu aku larut dalam bayangmu
    karna itu pula aku rindukan adinda

  2. ;lino on June 22nd, 2009 1:24 am

    mantapp….

  3. blump lngkp coooooy.... on August 4th, 2009 9:29 pm

    takut koq sama malam . .?

    takut tu cuma sama tuhan . . .

  4. arul on August 8th, 2009 9:05 am

    jangan takut akan malam karena malam suatu anugrah dari Tuhan

  5. Dianita on September 27th, 2009 6:55 pm

    Mlm tu mmbrikn ktenangan,jd np ruz tkt??

  6. firman on October 7th, 2009 1:51 pm

    siiip………………
    n klau bisa bkin lagi donk

  7. desya on October 20th, 2009 4:31 pm

    subhanalla…………………bagus bener!!!!!!!!!!!!!!!

  8. fadhli abda on October 20th, 2009 8:09 pm

    ALLAH menciptakan malm supaya kt bs untk istiraht,,,kok musti takut akan nikmat yang ALLAH brikan

  9. melaleuca on October 23rd, 2009 11:00 am

    ketika semua seakan pergi….
    tapi tenang aja tuhan gak akan pergi…

  10. Syarifatun nissa on November 9th, 2009 3:58 pm

    Q psti perga dri DUNIA nie…………. Tp,Q berharap CINTAQ buat seseorang kan slalu ABADI! AMIEN………………………………….
    buat CINTAQ MUACH………………………………………..

  11. rahayu on November 16th, 2009 11:31 am

    Allah…..
    sujudku tertunduk pada Mu atas segala dosa
    jiwa raga ini hanya milikMu
    tuntun hamba pada jalan lurusMu
    tuk selalu dapatkan selalu ridho-Mu
    disetiap jejak langkahku
    oh….Tuhanku
    I LOVE U

  12. devi riana sari on November 20th, 2009 11:27 am

    terkadang kita bsa brpndapat bahwa malam itu mencekam,but selalu memberi kedamaian. . . . . . . . percaya deh,,,, cayo to make puisi yang ga sekedar indah. . .

  13. fadil on November 29th, 2009 6:39 am

    klo bisa bikin lg yaa!!!
    krn sy copy untuk tugas sy yaaaa!!!!!!!

  14. randi At-Tenggayuni on December 7th, 2009 2:02 pm

    Subhanallah puisinya,

    ketika ku baca puisimu
    kurasa getaran hebat dihatiku
    aku hanya bersyukur pada Allah
    aku hidup penuh dengan kesempurnaan

    malam-malam ku indah dengan adanya bintang
    tiada gelap lawannya terang
    tiada terang lawannya gelap
    Allah sempurnakan ciptaannya
    demi hambanya,

  15. akhmad salim on December 9th, 2009 10:21 pm

    Alhamdulillah kawan,,,Sungguh bagus….

    Malam begitu sepi
    Saat terhenyut dalam ingat-MU
    Dalam kesendirian malamku
    Asma_Mu ku lantunkan
    Lailahaillah…..
    Tuhan…
    Malam_Ku terasa sunyi
    Hembusan Angin
    Telah membawa jiwa ke dalam keterasingan
    Sedetik,,,Ku lalaikan seruan_Mu
    Membawa diri untuk Menangis keharibaan-MU
    Tuhan….
    Jagalah Hamba_MU dari dosa dan siksa
    Sujud_ku dalam Tuntunan_MU

  16. Hakiem on December 12th, 2009 8:16 pm

    Jgn tkut akan mlm karna mlm,,,
    mlm toe psngan siang,,,
    sungguh maha bsar kuasa allah yg mnciptakan siang dan mlm…

  17. Al. Insan Ghayb III on January 1st, 2010 1:56 am

    Kupilih hinanya sebuah Kefakiran dari mulianya Kekayaan akibat dari seorang Ibu Kandung yang cinta Dunia.
    Sungguh Qanaah itu ada di suatu tingkat, yang tak ada lagi tingkatan yang mengunggulinya,
    namun mereka bangga akan berbuat kedzaliman.
    kemuliaan tanpa ALLAH adalah kehinaan sejati,
    Merasa mulia dengan ALLAH adalah Kemuliaan Yang Hakiki

    Wahai Tuhanku,
    Setiap hamba mengharapkan-MU,
    engkaulah penguasa Alam dan pencipta Makhluk
    Kepada ALLAH penuh percaya dan keyakinan setiap detik.
    dan dari ALLAH harapan Curahan Rahmat dari-NYA.

    Istana Selot 20 Paledang BOGOR didalamnya ada kesedihan datang silih berganti.
    maka pasrahlah dan ridholah pada cobaan dan bencana yang menimpa.
    yang ridho dengan takdir akan mendapat ketentraman.
    yang benci dengan takdir akan mendapat siksa.

    Wahai Sumber Kelapangan dan kesulitan.
    Engkaulah pemilik tenda yang pasaknya tertancap dalam Qalbuku.
    penyingkap sebuah hijab dari Kejauhan, pemberi karunia yang Agung.
    ketika kuhadapi berbagai kesulitan Engkau hadir bersamaku, tuk menghilangkan duka dan kesedihan.

    DIA-lah ALLAH Yang Maha Memiliki Keagungan, kebesaran, dan kekekalan. Andai bukan karena ALLAH, bumi dan langit tak akan pernah ada. keindahan Ciptaa-MU telah merasuk dalam lubuk hati yang paling Dalam.

    Wahai Yang Maha Sempurna ,
    Hamba tak pernah lalai dari perintah-MU,
    setiap kali berhembus angin timur, qalbuku rindu kepada-MU,
    Ruhku pun tak pernah sadar dari mabuk CINTA FITRI kepada-MU.

    Hamba cukup merasa Mulia karena Engkau adalah Tuhanku,
    Hamba cukup merasa Bangga karena Hamba adalah Hamba-MU,

    Ya ALLAH, Engkau seperti yang kucinta,
    maka berilah hamba Taufik untuk melakukan suatu perbuatan yang Engkau Cintai,
    Engkau seperti yang kuinginkan, maka berilah hamba Taufik untuk melakukan suatu perbuatan yang Engkau Inginkan.

  18. Dicky hermawan on February 1st, 2010 10:24 am

    KK kIrIM kU PuiSI tEntANG PerSIJa yA,,, plZz
    kIRiM ke FB ku hermawandicky93@yahoo.co.id

  19. Puisi « Imadealief's Blog on February 6th, 2010 8:33 am

    [...] MENUJUMU [...]

  20. angga on February 14th, 2010 1:51 am

    tiada hari tanpa dirimu
    ku ingin selalu bersamamu
    saat d mana dirku terpaku
    dihatiku slalu ada namamu

    malam kembali datang untuk mengenangmu
    saat di mana semua sepi dan berlalu
    ku ingin dirimu pada saat itu
    tapi kenapa kau tak pernah memikirkanku

Feel free to leave a comment...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!