senandung rindu
February 4, 2009 by ALPHACHARLIE
Filed under Puisi Rindu
kukibaskan hujan malam ini.
kemudian sekelebat sunyi menggangguku.
aku diam.
tak bergerak.
menunggu angin antarkan kau pulang.
sejurus mata memandang sayu.
setengah kantuk kuhitung rindu.
kulihat bintang yang selalu satu.
mana dirimu?
kurebahkan diri pada kursi kayu itu.
yang selalu tersenyum melihat kau datang.
namun kini ia terbujur beku dingin dan kaku.
kembali padaku laksamana,
kita kembalikan derai canda yang tersapu badai.
kita naikan gemuruh cinta yang terhempas buih.
kita pancangkan janji.
kita sudahi penantian ini.
_________________________________
namun hanya denting malam yang menjawab isakku.
dan sepucuk surat,
serta karangan bunga dari pusaramu, laksamanaku.

turut berduka cita atas meninggalnya laksamanamu, smoga dapt ganti yang lebih baik, ?
aku hancur….
Luar biasa,,bgus puisiny..
hebat…..
mnyentuh bgt….
puisinya bagus dengan pilhan kata yang menarik, kuharap cerita ini bukan kejadian nyata…. teruslah berkarya cayo..
I like that…..
Sangat menyentuh
loe ribut kalo punya ano
anjing gua ga bisa bikin puisi toket ma lo rata
puisinya ngena bgt di hati
ketika semua orang bilang aku cinta dia justru aku mengelaknya.karena ketidakyakinanku . fikirku lebih baik aku tahan dulu dari pada mesti perang urat syaraf demi sesuatu yang belum tentu berakhir indah.biarkan aku hanya chayank , tidak berniat beranjak ke cinta yang lebih dalam
aku sedang patah hati nie coy……..
bgs bngt bngt n mynth hati
bagus bngt n menynth hati