Saat Terindah yang Hilang
Bertumpu pada sisa kenangan..
Air mata Ngarai Kehidupan..
Jatuh ke tanah pertanda duka..
Akhir sebuah langkah bersama..
sinar mata dan sorot itu..
membuat Sedih dan gundah..
Namun sebuah rasa hancur..
memisahkan jalan cinta..
Telah lama melangkah..
Tiada akhir melupakan..
Seperti semua kan sia-sia..
Bahwa masih ada cinta..
Tuhan hanya diam..
Hanya bisa melihat penderitaan..
Angin menghempas Raga..
Mengapa tak kau ambil jua??
Hukum dengan semua dosa…
Lebih berat dengan penyesalan..
Akhirnya hanya bisa mengenang..
Semua yang paling Terindah..
By Rama
Syair Tangis
aku menulis ini..
di saat air mata mengalir..
mengingat kesakitan ini..
Merasakan debaran sakit..
Kau sayat perlahan..
dengan kata-kata yang menyakitkan..
Mungkin kau tak sadar..
Apa yang telah kau katakan..
Tangis ini bukan aku benci..
Tangis ini bukan aku meratapi..
Tapi hanya sebuah penyesalan ilahi..
Mengapa semua ini terjadi..
Kerasnya karang terasa hancur oleh ombak..
cinta.. telah menjadi butir kenangan..
Hanya sebuah tulisan..
Aku curahkan sebuah perasaan..
hanya h a m p a
kau tak lagi datang
tanpa kata
tanpa rasa
cinta terhalang
walau rindu menyiksa
batin merana
asa ku hilang
bila kau tak ada
aku pun tiada
-malam sepi
di sangkar cinta
050209-
Patah hati
January 5, 2009 by Rama
Filed under Patah Hati
Hidup adakah artinya???
berdiri di tepi karang..
menunggu matahari fajar..
Merah kilaunya..
bermakna dalam..
Ombak mengikis karang..
serpihan air laut berterbangan..
Aku hanya bisa diam..
saat kusadari aku kesepian..
Hanya alam yang menemani..
ku berbicara pada hujan..
Ku bersandar pada pepohonan..
mungkin aku hanya sendirian..
Tak ada malaikat dihatiku..
Mereka sudah pergi jauh..
Jauh dari hidupku..
Semua hanya dunia palsu..
Mengapa??
Mengapa Langit tak mendengar??
saat aku hanya bisa terdiam kesepian..
mengapa tak kau tolong aku yang menderita??
Percuma aku bertanya..
karena kau tak akan menjawab..
Hidup dan matiku juga kau tak pedulikan..
Buat apa aku ada..
By rama
Apapun Aku
September 11, 2008 by anisa dhaniaprianty
Filed under Tema Umum
Untuk pagi yang lupa menyapa selamat pagi
Dan untuk matahari yang abadi berdiri di atas langit
Memandangi apa yang tak ada di hari-hariku
Yang hilang diantara luapan asa antara iya dan tidak…
Ada cinta yang melupakan betapa banyak keringat dan air mata untuk tetap tersenyum
Bukan cinta katanya kalau kau tidak tertawa di buatnya
Hanya ungkapan selamat malam yang tidak pernah dan akan terucap di ujung lidah kelu
Diantara jari yang tidak berhenti memencet tuts piano dan keyboard laptop walau hari ku mulai larut
Jam 4 pgi menggigil melawan bosan melawan masa depan hampa penuh omong kosong
Bukan ini yang kulihat dan kata mereka hidup itu bukanlah pilihan tapi bagaimana kau menjalaninya walau harus menangis darah
Tak peduli kalau kau punya jalan pintas, yang meskipun itu ada, semua orang bilang jalan pintas itu tidak ada
Padahal kau merasa, kau menghirup, kau meraba, itu ada
Jadi untuk malam yang lupa mengucapkan selamat malam
Katakan padaku bagaimana cara menina bobo kan dunia
Disaat Nokia berdering jam 4 pagi mentertawakan peluh dan sumpah serapah pada rentetan angka
Sampah marketing dan makroekonomi yang aku sendiri persetan akan arti dan makna
Aku ini seni
Aku ini lantunan simfoni
Guratan acrylic
Dan warna lensa
Aku adalah malam yang tidak menyapa selamat malam
Dan pagi yang meludahi selamat pagi.
Aku ini aku
Yang kata mereka tidak ada
