190708
aku berdiri diantara dua asa
yang bimbang, ragu, dan marah
kenapa kau tak jauhi aku
ku coba ku lari kepuncak
kau tunggu dilembah hingga aku lelah menghindar
ku lari kelaut
kau tunggu dipantai hingga aku lelah berlayar
tiap kubuka mata dari tidur
kau sudah berada tepat disamping ingatanku
tiap kututup mata tidurku
kau sudah berada disamping mimpiku
cobalah kau mengerti
cinta tak kan selalu memiliki
sayang bukan selalu harus mendampingi
terus terang aku sayang dan cinta padamu
tapi takdir berkata lain
cobalah kau hidup dengan kehidupanmu
dan biarkanlah aku hidup dengan kehidupanku
biarlah cinta kita hanya menjadi kenangan di hati terdalam
hanya doa doalah yang masih patut kita panjatkan
untuk mu …..anggaplah aku
dan akupun akan tetap disampingmu hanya dengan doa
demi ketentraman, kedamaian hidupmu sekarang
(saya persembahkan khusus untuk “adiku” sayang :LW)
*******abeng,Cmh….2008
2009
2009….
Datang dengan penuh harapan
Tuk nyatakan kebahagiaan
Menggantikan
Kedukaan….
2009….
Harapanku penuh
Dalam perjalananmu
Kuingin wujudkan
Semua asa, cita dan cintaku
2009….
Bawalah aku dalam bahagiamu
Dekaplah aku dalam damaimu
Agar musnah resah gelisah
Sirna duka lara….
2008….
Terimakasih atas pengalaman
Yang telah kau berikan
Berkat semua itu….
Kan membuatku lebih dewasa lagi
Dalam berfikir dan melangkah….
Selamat tinggal duka….
Slamat datang bahagia….
Marsy Amoex’s 95
nafasahila@yahoo.com
0813 82 456787
Jakarta, cinta, dan aku
Senja temaram menggantung di sudut kota
Tanpa bias
Tanpa asa
Hanya ada Jakarta, cinta, dan aku
Berdiam tanpa makna di antara ilalang yang tegak menantang
Ingin kugapai bayangmu
Namun…
Genta kerinduan tak jua menyingkir dari hasrat.
Hanya ada Jakarta, cinta, dan aku
Mematung tanpa daya di sela-sela siluet kesepian
Mengais kenangan demi kenangan yang pernah tercipta lewat suara
Lalu menyusunnya menjadi satu impian yang tak terelakkan.
Hanya ada Jakarta, cinta, dan aku
Yang tak pernah henti merajut doa untuk masa depan
Bersama udara pagi yang tersaji dalam bening embun
Hingga tahta malam yang gemerlap bertabur cahaya
Dalam satu nyawa…
Jakarta, cinta, dan aku.
BERDIRI SENDIRI
February 4, 2009 by ALPHACHARLIE
Filed under Cinta Sejati, Penantian Cinta
:masii berpijak pada tanah yang basah, masii bergoyah
:masii halus benangbenang sutra itu melilit, masii terikat
:masii membumbung angan dan asa tentang aku dan dia, masii tak terlupa
:namun ku coba, kucoba berikan sedikit udara
:pada hatiku yang pengap dan sempat pekat
:kucoba untuk pancangkan sebentuk kepercayaan
:pada dirinya yang selama ini telah berusaha menyeka peluhku
:pada dirinya yang selama ini telah menyita sebagian perhatianku
:pada dirinya
:bukan lagi masalah waktu
:namun kali ini adalah bagaimana aku sanggup untuk mengatakan
:mengatakan padanya
:jujur dari hati yang tersembunyi
:bahwa aku, aku tak akan pernah lagi mencintai dirinya yang tlah berlalu
:bahwa aku, aku akan selalu beriringan denganya tanpa bayang-bayang masa lalu
:namun aku belum sanggup
:mungkin suatu saat aku bisa
:mengatakan padanya
:apa yang selama ini aku rasa
:apa yang selama ini aku jaga
:apa yang selama ini aku dekap
:rapat
:dan terhalang
:tentang perasaaan hati
:tentang aku yang mencintai dirinya
Tanpa Judul
rumahku,
Hatiku,
Menyimpan sejuta asa
Rumput..sinar mentari
Menyimpan khayal dibenakku
Kekosongan hati
Menanti
Kabar darimu
Jutaan embun mencipta
Pertanda
Pg hari
Ribuan bunga mekar
Desir angin
Membawa kbr darimu
