Rasaku
Di bawah naungan cahaya rembulan
Ku di samping sang pangeran impian
Yang slalu menanamkan kekuatan di setiap keputusasaan
Pesonanya sungguh menggetarkan iman
Inilah kesempatan
Tuk katakan sebuah pengakuan
Tentang cahaya terang di setiap nafas kehidupan
Tuhan, beri aku kekuatan
Ku tak bisa lagi bertahan
Bila harus menyimpan
Berjuta perasaan yang mengusik ketenangan
Di setiap aliran darah dalam nadi dan denyutan
Tuhan, beri aku ketenangan
Bebaskan diriku dari lautan keresahan
Menuju pintu kesabaran
Tuk hadapi kenyataan
Meski menyakitkan
Ku ingin berikan seulas senyuman
Yang terindah yang Tuhan ciptakan
Pada seorang insan
Meski kutak punya harapan
Tuk milikinya walau dalam angan
cinta tak berujung
January 31, 2010 by leni ivani agustiana
Filed under Tema Umum
ketika cinta datang
harapku menjadi terang
penantian menjadi benderang
saat cinta pergi
hatiku terasa perih
apapun tak berarti
Kekasih hati
January 31, 2010 by rizki yudatama
Filed under Tema Umum
kau yang di sana…
kau yang tersenyum….
kau yang teripu malu….
kau selalu di hatiku….
Saat Terindah yang Hilang
Bertumpu pada sisa kenangan..
Air mata Ngarai Kehidupan..
Jatuh ke tanah pertanda duka..
Akhir sebuah langkah bersama..
sinar mata dan sorot itu..
membuat Sedih dan gundah..
Namun sebuah rasa hancur..
memisahkan jalan cinta..
Telah lama melangkah..
Tiada akhir melupakan..
Seperti semua kan sia-sia..
Bahwa masih ada cinta..
Tuhan hanya diam..
Hanya bisa melihat penderitaan..
Angin menghempas Raga..
Mengapa tak kau ambil jua??
Hukum dengan semua dosa…
Lebih berat dengan penyesalan..
Akhirnya hanya bisa mengenang..
Semua yang paling Terindah..
By Rama
Harapan yg sirna
January 31, 2010 by Steven lam
Filed under Tema Umum
Kujalani hari2ku penuh duri
dgn melang penuh harapan.
Walau banyak aral dan tantangan yg harus kutempuh,
namun semangatku tak pernah pudar.
Tak peduli hujan atau kemarau, aku selalu bertekad
tuk menggapai cinta darimu.
Namun.. Apa yg terjadi..
Semua berahir dengan sia2
yg membawa luka dan air mata.
Oh.. Andai saja kamu dpt melihat bekasnya,
Cukup dlm luka yg kau goreskan.
Yg membuatku patah dlm harapan.
Dlm runduk ku terdiam. Kini kusadari sendiri.
Tuk menggapai cintamu,
kini kubersiap menuju sunyi tampa nama dan cintamu lagi
Syair Tangis
aku menulis ini..
di saat air mata mengalir..
mengingat kesakitan ini..
Merasakan debaran sakit..
Kau sayat perlahan..
dengan kata-kata yang menyakitkan..
Mungkin kau tak sadar..
Apa yang telah kau katakan..
Tangis ini bukan aku benci..
Tangis ini bukan aku meratapi..
Tapi hanya sebuah penyesalan ilahi..
Mengapa semua ini terjadi..
Kerasnya karang terasa hancur oleh ombak..
cinta.. telah menjadi butir kenangan..
Hanya sebuah tulisan..
Aku curahkan sebuah perasaan..
sepotong puisi rindu
ABADILAH
Burung2 camar terbang merendah di atas birunya laut…
bimbang hati tak terperi kala kau tak di sini
mengubah mendung di hati
menjadi cerah selaksa langit pagi
Hatiku pun senandungkan lagu2 rindu,,
Ku harap tuk menyambutmu saat kau kembali
Senyumku pun teruntuk engkau..
duhai belahan hati yg selalu ku rindui…
ABADILAH kekasih..dalam palung hati
SWEET CHERIO
aira crizty
Rindu
Rinduku
seperti daun jati yang kering
Berdesah-resah
ditiup angin kemarau
CINTA
January 24, 2010 by Andini Rahmawati
Filed under Tema Umum
Cinta
Suatu kata yang sangat berarti
Suatu kata yang tidak bisa tergantikan
Rasa yang sangat sulit untuk dilupakan
Cinta
Dapat diberikan oleh siapapun
Tanpa dihitung besar atau kecilnya
Selalu tulus diberikan
Sepanjang waktu bergulir
Semakin dalam cinta itu tertanam
Semakin kuat cinta itu ada
Semakin lapang kita menerima cinta itu apa adanya
ETALASE LANGIT
ETALASE LANGIT
Sebentuk ragu menggumpal di kepalamu
Sedangkan camar laut menikmati
Sebuah keniscayaan TuhanNya
Sebentuk ragu membanjiri rongga mulutmu
Berbusa sumpah serapah
Sedangkan burung masih bersiul menatap mentari
Diantara geliat cacing-cacing
Dan tasbih-pun berhamburan di setiap kepak sayapnya
Tiadakah kepalamu mendongak lurus keatas
Jentera langit masih menyimpan
Selaksa rahasia
Tentang dirimu dan semua mahluk langit bumi
Saat tiupan bayu mengetuk lembut kulitmu
Tiadakah rahasia agung dibaliknya?
Sedang kau sendiri menikmatinya
( Teruntuk diriku yang selalu lupa pada-Nya)
