Mama
MAMA
Mama…
Kulihat ada duka di matamu
Kulihat tangis di wajahmu
Mama…
ingin kuhapuskan air matamu
Karena ada kami yang selalu menemanimu
Kami ada di sisimu…
Kami ingin selalu melihatmu tersenyum lebar
Kami tak ingin kau menangis
Mama…
Kau telah berkorban dengan jasamu
Tetapi kami selalu membuatmu menangis
Mama…
Kami akan merubah sikap kami
Kami tidak akan mengulanginya lagi
Mama…
Engkau selalu membimbing kami
Engkau selalu menyayangi kami
Maafkanlah kami karena kami selalu menyakitimu
Kami sangat sayang padamu
Kami sedih jika tidak ada engkau
Mama…
Kami akan membalas jasamu ini
Kami tidak akan mengecewakanmu
Kami mohon…
Hapuslah air matamu dari pipimu
Janganlah engkau menangis
Mama jikalau engkau menangis
Kami akan ikut sedih
Kau sungguh special
Janganlah mama pergi dari hidupku…
Puisi Rindu
November 27, 2009 by totoardiyanto
Filed under Tema Umum
” Resah menghitung hari ”
Kucoba mengusik malam…
Saat bulan bersinar penuh seluruh
Biasnya merasuk sampai palung hati
Hangatkan rinduku yang hampir beku
Andaikanku dapat terbang,
Ingin kusapa bintang satu persatu
Dan kutanyakan pada mereka
Apakah dia masih setia menunggu
Mungkin aku terlalu berharap cemas
Dan Menimbun resah pada sudut hati
Lalu kucoba menghitung hari
Kapan rindu ini terobati….?
Wangon, 14 September 2009
AKU MATI BUAT CINTAMU
November 27, 2009 by ahmad ubaidillah
Filed under Tema Umum
kini aku merangkak mengharapkan keabadiannya
berharap akan ada kehidupan kedua
buat lah aku terbang bersama kedua sayap – sayap mu
engkau yang mengisi ruang-ruang itu
sampaikan pesan ini
kelak aku diam dan tak bersenandung lagi ………………..
dan disana akan ada kuntum yang kan layu
diam ini akan memberi kegundahan buatnya
simpanlah kenangan itu
TUHAN
aku kini siap untuk engkau jemput
Dengarkan Aku Ayah
November 27, 2009 by panji devanda
Filed under Tema Umum
lihatlah Q sbg anakmu..
atau kau anggp Q hnyalh seekor burung yg dpt kau maenkan semaumu,
n’ kau lempar saat kau dpt penggntiny..
andai kau mngerti!!
lihatlh hti Q,dia slalu merintih kesakitan, untk mndapat ksih syg mu..
anggaplh Q sbgai ankmu.. ingin sekali Q bagi keluh kesahku kpdmu..
tpi itu hanyalh angan” Q..
LIHAT…..
suatu saat kn Q kepakan sayap Q..
N’ Q kn terbang tinggi..
lalu kau kn bangga akui Q sbg anakmu..
airmata cinta
aku teteskan buih kejernihan dari kedua mataku.
mengalir lembut ketepian raut senduku.
apa ini?
ini bukan airmata,
tapi ini derita.
meneteskan lara,
dan membekaskan goresan luka didasar hatiku yang paling dalam.
bukan cinta saat ia mencoba tersenyum teduh menatap jauh kedalam mataku,
tapi lebih nampak seperti kekaguman akan besarnya cintaku.
bukan cinta saat ia menangis,
berlutut mengharapku ada disisinya,
tapi lebih nampak seperti penyesalan karna telah membuatku terluka.
tak pernah aku hidup dihatinya sebagai nyawa yang dicintai.
baginya aku hanyalah sehembus angin yang datang dan kan pergi begitu saja.
mungkin airmata ini tidak akan pernah mengering.
membekaskan sayatan yang semakin hari kan menyiksa.
tapi aku selalu berharap,
airmata ini kan selalu menjadi doa yang mengiringi setiap langkahnya,
dimanapun dia berada.
sampai ia sadar bahwa airmata yang ia injak-injak selama ini, begitu berharga.
dan aku akan melihat dia mencintaiku,
nanti.
hingga akhirnya,
dia menyadari bahwa aku telah tiada.
“Puteri Air Mata “
November 27, 2009 by RayyaIvena
Filed under Tema Umum
Puteri Air Mata
Masih saja hati mu bersembunyi di balik jubah waktu
Berselimut warna pudar sebuah norma
Mengajak kenyataan berkompromi, membingkai emas sebuah detik merundung
Sejarah !!!
Hidup bias melubang jiwa di getir masa depan
Berbaju kebanggaan dari tanah masa lalu
Meramu doa dalam gelas asa , di tuangkan pada piala mengkristal ego
Menjemput berlari sorak bayang keberhasilan
Tapi sadarkah ? lubang dan duri duri !!
Puteri air mata
Langit mengintip di sela – sela keragauan mu
Dan seribu bidadari membuka jalan turun ke bumi …
saksikan kisah yang selalu setia kau titipkan pada malam ….
Rahasia – rahasia hati !!!
Kau memilih menjadi nol dalam kosong
Kau lebih percaya celoteh beo yang bertengger di pohon nasib
Kenapa kau sampai lupa tarian tradisi jiwa mu?
Bukan kah kau tahu bintang itu banyak !!!
Hanya kau butuh menjamu dgn benar sebuah waktu kunjungan hati
Dan lepas kan semua rasa !!!
Hentikan air mata mu
Telah cukup kau membanjiri taman nasib mu
Cinta adalah sebuah bahasa yang tersendiri
Yang kau butuhkan adalah untuk mencari arti pesan pesan nya !!!
Hadirmu Untukku
Dulu ku yakin ku bisa menggapai dunia..
Saat ku rapuh kupulihkan sendiri semuanya..
Namun semua hanya ego ku semata..
Aku tak bisa menapaki ujung samudra..
Sekarang saat aku mulai lelah..
Kau hadir untuk menopang beban jiwa..
Kau membuatku mengenal semua hal indah..
Membawa alunan melodi yang selalu tenangkan amarah..
Saat aku merasa tak punya apa-apa..
Kau menghadirkan semua yang ku tak punya..
Lengkapi hariku dengan senyuman indah..
Dan memberiku semangat pantang menyerah..
Harus Bagaimana, Kasih?
November 14, 2009 by Iis Binti Mudjib
Filed under Tema Umum
harus bagaimana kasih..?
terhadap rasaku padamu, aku mengaku kalah..
harus bagaimana kasih..?
terhadap rinduku padamu, aku takluk..
harus bagaimana kasih..?
terhadap hari-hari dulu, aku menyerah..
harus bagaimana kasih..?
terhadap hatimu dulu, aku bahagia..
harus bagaimana kasih..?
terhadap hatimu kini, aku buta..
harus bagaimana kasih..?
terhadap hangatmu dulu, aku terus bertanya..
harus bagaimana kasih..?
terhadap hindarmu kini, aku hampa..
harus bagaimana kasih..?
terhadap mimpiku, aku tetap memuja..
harus bagaimana kasih..?
terhadap larangmu, aku tak kuasa..
harus bagaimana kasih..?
terhadap risaumu kini, ku hanya bisa berdoa
harus bagaimana kasih..?
aku terlanjur cinta…
karena kepingan hari itu kasih..
ada senyummu disana
dan gelak bahagia kita
maka disini kasih..
aku menanti hingga kau tiba..
Kata Hati
November 14, 2009 by Anny Oktafirllyanti
Filed under Tema Umum
Egois
Kata yang berpacu dalam jantung
Menerkam semua aliran darah ku
Bertempur dengan amarah ku
Berperang dengan semua perasaan ku,
Egois,
Indah nya sebuah kata dalam duka
Warna nya pelangi dalam kelam
Merubah warna dalam sekejap
Egois
Akan kah ada kasihan dalam diri nya
Akan kah ada rasa yang terjerat dalam tangisan
Akah kan tersimpan cinta dalam selipan nya
Amarah yang ku pendam,
Tak kan pernah terbalas
Rasa yang ku simpan,
Tak kan pernah terbuang
Egois yang terjerat,
Tak akan pernah ku hiraukan
Sebuah nama yang terus ku kenang,
Akan terus tersimpan,
Walau egois ku terus menerjang
Tetapi sebuah cinta,
Akan tetap abadi hingga waktu nanti.
sosial
DIAMMU
Ketika kata bersifat caci maki
Keadaan menertawakan kondisi
Kelebihan enggan menambahi
Dan kemampuan membatasi diri
Emosi menyelimuti…
Engkau terdiam…
Tapi bukan karena bisu dan tuli
Bukan karena lemah dan menyerah
Apakah itu proses…
Mengolah emosi dan menyiapkan strategi
Untuk tampil siap di tandingi…
Diam itu bukan gombal
Diam itu matang
Dan untuk bisa diam itu perlu waktu
