Siang itu,
Betapa hancurnya hatiku,
Berkeping jadi ribuan serpih tak terkira
Aku sakit, aku jatuh
Aku tak kuasa mendengar berita kematianmu. Kecelakaan itu mrenggutmu
Kuingin menjerit keras tapi tak bisa
Pergilah dgn tenang kasih
Cintaku slalu bersamamu
Dipadang gersang tumbuh sekuntum Bunga Mawar
Tercium semerbak harum bunga
Kau terelok akan keindahannya
Kau tak tahu bunga yang kau petik Bunga Mawar Berduri
Kau simpan dalam ruang tidurmu
Dalam setiap derap langkah dan hari-harimu
Tlah kau lalui bersama dalam suka dan duka
Tanpa praduga dan prasangka Bunga Mawar itu jatuh
Jantungmu berdegup kencang, langkah kakimu pun berhenti
Kau ambil bunga yang jatuh ketanah
Tanpa kau sadari Bunga itu tlah melukaimu
Kini jarimu lebam
Entah sampai kapankan hilang
Jarimu terluka
Hatimu pun menangis
Langkahkan kakimu! Sahabatku
Jalan Hidup masih Terbentang Luas
Lalui hari-harimu walau dengan hati terluka
Entah sampai Kapan? dan Dimana?
Kau pasti ‘kan menemukan pengganti Bunga yang tlah mati
Saat itu pula jarimu takkan merasakan sakit
Hatimu pun takkan menangis
Walau ditanah gersang sekalipun
Pastikan ada Bunga yang tumbuh
Bunga Melati
Putih, tanpa tangkai berduri
Saat itu, hati dan raut wajahmu
‘Kan kembali Ceria
Tersenyumlah Sahabatku
Untuk Sahabatku, 7 Februari 2007
Email wi2n.sgirl@gmail.com
Mobile 085731270635
Berucap kata cinta
sulit dirasa, tak dapat dilupakan
Cerita hati tanpa pertemuan
Mengapa…?
Terasa ada, tapi tiada
Serasa melihat, namun mata terpejam
Ibarat janji hati
tak dapat dibaca, tak mungkin diterjemahkan
Namun…
takkan hilang oleh jarah
takkan sirna karena amarah
Sedetik dijiwa, selamanya dihati
Hey,
LIA,
setengah jam lalu Kau ku kenal,
Halus sentuhanmu, nan Lembut menyapa,
buatku tak beranjak melirik gaya gerikmu
LIA,
Kau sebut Namamu,
terus terngiang di semua inderaku,
baru saat ini Hidupku serasa terisi
Mataku selalu ada Pelangi,
Jariku selalu menggenggam Harapan,
Hanya mencium wangi bunga Mawar,
Selalu terucap kata indah dari Bibir ini,
Jantungku tak berhenti berdetak ikuti setiap Senyumnya,
Jejak ini selalu meninggalkan Kenangan bersamanya
LIA,
Aku sangat mengagumimu,
Kau segalanya bagiku
Hey,
LIA…..
Kau bagai diary indah bagiku
Keluh kesah, sedih, bahagia tlah tertulis di sini
Di sini dalam diaryku
Mungkin kau tak merasa apa yang ku rasa
Bukan dinding pemisah namun seperti ada jarak antara kita
Aku bahagia kau tlah menemukan diary lain
Selain diarymu yang slama ini tlah menemanimu
Sungguh ku tak percaya,
Sungguh benar-benar ku tak menyangka
Halaman yang seharusnya jadi cerita bahagia dalam hidupku
Dalam sekejap pula jadi cerita kesedihanku
Walau rasanya sangat sulit tuk mengakhiri cerita ini
Walau rasanya ku ingin membuka kembali diaryku
Namun yang kurasa saat kubuka diaryku
Tanganku semakin tak sanggup tuk membukanya
Semakin lama diaryku semakin jauh dariku
Apa diary ini tak berarti apa-apa bagimu
Atau hanya aku saja yang takut akan kehilangan diaryku
Apa mungkin ku harus menutup diary ini
Diary yang selama ini tlah menemaniku
Ataukah ada cerita diaryku berikutnya
Yang kuharap diaryku takkan pernah pergi
Dan takkan pernah berakhir
Dan kuharap diaryku sama seperti yang dulu
Sama seperti yang dulu
15 Agustus 2007
Email wi2n.sgirl@gmail.com
Mobile 085731270635
Kulangkahkan kakiku menelusuri jalan yang berliku
Berusaha sekuat tenaga melewati tebing curam itu
Semakin melangkah semakin berat beban itu
Jatuh bangun tak terasa olehku
Tapi kini
Jalan yang kulewati tiada lagi
Yang kulihat hanya tebing menjulang tinggi
Haruskah aku berhenti sampai disini
Meratapi nasib yang tak kunjung henti
Sampai kapan semua inikan berlalu
Tanpa ada lagi jalan yang berliku
Hingga kudapat melangkah maju
Dengan hati penuh haru
5 Juni 2007
Email wi2n.sgirl@gmail.com
Mobile 085731270635
Tak Seorang pun tahu
Sejuta makna tergantung apa dan siapa yang bicara…?
Tak seorang pun tahu,
Saat aku menyelinap di dinginnya hatimu
menyematkan bunga di sudut tersembunyi
Tak seorang pun tahu,
Saat aku masuk dan membuka tirai hatimu
Yang terkoyak oleh debu-debu kehampaan
Tak seorang pun tahu,
Saat aku terhisap dalam lubuk hatimu
yang dingin dalam kesendirian
Tak seorang pun tahu….
Kenanglah aku jika tak mungkin lagi kita bersatu…
Ingatlah aku jika tak ada lagi aku di hatimu…
Ijinkan aku memandangmu jika tak mungkin lagi kita bertemu…
Lupakan semua jika tak ada lagi sisa asa di hatimu…
Rasa sesal mungkin tlah melekat di hati ini, membius di setiap kata dan tak mampu lagi untuk berbuat apa-apa. Sudah jauh kini dirimu sulit untuk dibayangkan jika engkau akan kembali. Rindu ini terpaku janji yang sulit untuk di ingkari, entah apa yang terjadi jika aku memohon harapan lagi padamu. Namun tak bisa ku ungkiri aku masih merasakan hadirmu walau aku tak sanggup mengungkapkan kepadamu.Biarlah kenangan membiusku, hadirmu akan menjadi baris cerita dalam hidupku. Walaupun aku harus melupakanmu tapi di dasar hatiku masih terbingkai namamu…
aq…
tak tau apa yang sebenarnya ada di hatiku
tapi tau aku sayang ma kamu
pertama yang ada di sini
di hatiku cm kamu
ketika ku lihat kamu
pertama sekolah
ku tau mungkin peraaan ini ga ada artinya
buat kamu
tapi seandainya kamu tau
klo aku really really love you
aku ngelihat kamu ama cw lain
hati ini spt ada yang hancur
adakah engkau untukku wahai bidadari kecil
bahkan dalam mimpi tiada kulihat indahmu
untuk itukah engkau diciptakan ?
Kiranya Bukan hanya aku………………
Tuhan pun ingin melihat senyum manismu
untukmu aku tiada berarti lagi
putih hatimu tertutup untuk kesombonganku
sanjungan dimulut manismu berubah jadi caci maki
kau kunci pintu masuk untuk ruang hatiku
hai gadis dalam mimpiku
tersenyumlah untuk waktu yang ada
saat kita bisa saling tertawa pada hari
saat kau dan aku hanya diam saling mengerti

